Program Gratis Pol memberikan harapan bagi warga Kaltim untuk bisa mengenyam pendidikan tinggi semakin terbuka lebar. Program ini bukan hanya membantu dari sisi pembiayaan, tetapi juga menumbuhkan semangat dan optimisme generasi muda untuk terus belajar dan berprestasi.

Prayoga, salah satu mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Anak Usia Dini (PG-AUD) Universitas Mulia (UM) Balikpapan, merasakan manfaat program dari Pemprov Kaltim ini.

Egi—panggilan akrab mahasiswa berbadan sedang ini, menceritakan dirinya hanya membayar Rp 300.000 saja untuk menjadi mahasiswa di UM. Selebihnya ditanggung Gratis Pol dan corporate sosial responsibility (CSR) UM, dalam program zonasi RT yang menjadi program UM kala itu.

“Sangat dirasakan manfaat program tersebut, kendati belum genap satu tahun menjadi mahasiswa atau enam bulan masa perkuliahan. Saya baru menempuh semester dua. Jadi baru satu semester mendapatkan program ini,” ujarnya.
Informasi dari Media Sosial dan Kampus

Prayoga mengetahui adanya program Gratis Pol ini dari media sosial yang cukup akrab dengan kesehariannya. Publikasi di medsos dan penjelasan resmi dari kampus UM cukup membantu mahasiswa dalam mendapatkan informasi terkait program tersebut.

Dalam proses pendaftarannya, ia mengaku ada sejumlah tahapan administrasi yang harus dilalui. Meski sempat merasa prosesnya cukup rumit, namun ia menilai seluruh prosedurnya jelas, mudah dipahami dan dapat diikuti.

Dokumen yang diperlukan: Legalisir ijazah, surat keterangan nilai, akta kelahiran, kartu keluarga, KTP, serta sejumlah berkas pendukung lainnya.
Ringankan Beban, Tingkatkan Semangat Belajar

Sebagai penerima manfaat, Prayoga merasakan langsung dampak positif program Gratis Pol terhadap kelangsungan studinya. Disebutkan bantuan tersebut sangat bermanfaat dan tidak memberatkan biaya perkuliahan.

“Memotivasi sekali. Saya jadi lebih semangat belajar dan ingin meningkatkan IPK sebagai bentuk tanggung jawab saya sebagai penerima bantuan,” janjinya.


Whats-App-Image-2026-02-07-at-12-26-03-1

Harapan untuk Keberlanjutan Program

Gratis Pol sudah cukup membantu generasi muda yang ingin kuliah namun terkendala biaya, demikian juga mahasiswa di Kalimantan Timur. Harapannya program ini terus berjalan agar mahasiswa dan pemuda Gen-Z yang ingin berkuliah bisa terbantu.

Sebagai masukan, ia berharap pemerintah dapat meningkatkan kualitas sistem pendaftaran daring agar lebih stabil dan mempermudah proses verifikasi, terutama bagi pendaftar dari daerah terpencil.

Program GRATISPOL diharapkan terus menjadi solusi strategis dalam memperluas akses pendidikan tinggi dan mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Timur.

Redaktur: (aryo)