TEL AVIV – Perdana Menteri India, Narendra Modi, menyampaikan pidato bersejarah di Parlemen Israel, Knesset, dalam kunjungan kenegaraannya pada 25–26 Februari 2026. Dalam momen yang menjadi sorotan internasional tersebut, Modi menggambarkan hubungan emosional antara India dan Israel dengan menyebut India sebagai motherland (tanah air ibu) dan Israel sebagai fatherland (tanah air ayah) bagi komunitas Yahudi keturunan India yang kini menetap di Israel.
Pernyataan tersebut dinilai bukan sekadar simbolik, melainkan penegasan identitas historis dan kultural yang memperkuat fondasi hubungan bilateral kedua negara yang terus berkembang dalam tiga dekade terakhir.
Sorotan Pidato di Parlemen Israel
Dilaporkan oleh BBC (25/2/2026), Modi tiba di Tel Aviv untuk kunjungan dua hari dan disambut secara resmi oleh Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dalam upacara kenegaraan di Bandara Ben Gurion.
Dalam pidatonya di Knesset, Modi menyoroti kontribusi komunitas kecil Yahudi keturunan India di Israel sebagai “jembatan hidup” yang menghubungkan dua bangsa dengan sejarah panjang migrasi, toleransi, dan solidaritas lintas generasi.
Dimensi Historis Hubungan India–Israel
India dan Israel menjalin hubungan diplomatik penuh pada 1992. Sejak saat itu, kerja sama kedua negara berkembang signifikan, terutama dalam bidang pertahanan, teknologi pertanian, inovasi, dan keamanan.
Kunjungan Modi pada 2017 menjadi tonggak penting karena merupakan kunjungan pertama seorang perdana menteri India ke Israel. Lawatan 2026 ini dipandang sebagai kelanjutan sekaligus pendalaman kemitraan strategis yang telah dibangun hampir satu dekade terakhir.
Fokus Kerja Sama Strategis
- Penguatan kerja sama pertahanan dan pengembangan teknologi militer.
- Kolaborasi keamanan siber dan perlindungan infrastruktur digital.
- Inovasi pertanian dan pengelolaan air.
- Pengembangan start-up teknologi dan kecerdasan buatan (AI).
- Peningkatan volume perdagangan bilateral.
Dimensi Diaspora dan Diplomasi Identitas
Dengan menekankan identitas ganda sebagai motherland dan fatherland, Modi dinilai mengirim pesan bahwa hubungan India–Israel tidak meniadakan identitas asal-usul, melainkan merayakan keduanya sebagai kekuatan penghubung.
Pendekatan ini juga selaras dengan kebijakan luar negeri India yang dalam beberapa tahun terakhir aktif membangun diplomasi diaspora sebagai instrumen soft power global.
Tonggak Baru Hubungan Bilateral
Secara keseluruhan, kunjungan Modi ke Tel Aviv pada Februari 2026 dipandang sebagai tonggak baru dalam hubungan bilateral yang telah terjalin lebih dari tiga dekade. Simbolisme ini menjadi narasi kuat yang memperlihatkan bagaimana hubungan antarnegara dapat dibangun di atas kombinasi kepentingan strategis dan kedekatan historis.
Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Mulia Tahun Akademik 2026/2027 Resmi Dibuka Gelombang Pertama Mulai Tanggal 1 Februari - 31 Maret 2026 | Free Biaya Gedung, Free Biaya SKS, dan UKT GRATISPOL KALTIM. Segera Daftarkan Diri Anda Hubungi Nomor 0811 599 123 (Admin UM).
0 Komentar