Balikpapan, Kotapedia.net - Industri kosmetik nasional mencatatkan tonggak sejarah baru. Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) secara resmi menganugerahkan penghargaan kepada Prof. Enos Tangke Arung, S.Hut., M.P., Ph.D., selaku Ketua Pusat Kolaborasi Riset (PKR) Kosmetik sekaligus Dosen Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Tropis Universitas Mulawarman (FKLT UNMUL), pada Senin (23/2/2026) di Jakarta.
Penghargaan bergengsi ini diberikan atas rekor sebagai Pendukung Perusahaan Maklon Kosmetik Pertama yang Melakukan Penelitian Bersama Akademisi dan Pemerintah Terhadap Bahan Alam.
Sinergi Triple Helix untuk Kemandirian Bahan Baku
Penghargaan ini bukan sekadar apresiasi personal, melainkan pengakuan atas terciptanya ekosistem riset yang solid. Antara Akademisi, Industri, dan Pemerintah yang untuk pertama kalinya, sebuah perusahaan maklon (manufaktur kontrak) secara aktif menggandeng institusi pendidikan tinggi dan unsur pemerintah untuk mengeksplorasi kekayaan hayati Indonesia sebagai bahan baku kosmetik.
"Kolaborasi ini adalah bukti bahwa bahan alam tropis kita memiliki potensi saintifik yang luar biasa untuk bersaing di level global. Dengan dukungan pemerintah dan keberanian sektor industri (maklon), kita bisa mewujudkan kemandirian bahan baku kosmetik nasional," ujar Prof. Enos.
Inovasi Berbasis Data dan Kearifan Lokal
Sebagai ahli di bidang kehutanan dan lingkungan tropis, Prof. Enos melalui PKR Kosmetik berhasil menjembatani gap antara kebutuhan pasar dan standarisasi ilmiah. Penelitian yang dilakukan mencakup: identifikasi senyawa aktif dari tanaman hutan tropis Kalimantan, uji efikasi dan keamanan yang diawasi ketat oleh standar akademis, serta implementasi kebijakan pemerintah terkait pemanfaatan sumber daya alam yang berkelanjutan.
Prof. Enos Tangke Arung dari Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman fokus meneliti bahan kosmetika berbasis biomassa alam, terutama dari sumber tumbuhan lokal Kalimantan.
Berikut rincian penelitian dan hasilnya:
•. Bahan Tumbuhan yang Diteliti
- Daun cincau hijau (Premma oblongifolia Merr): Ditemukan memiliki potensi sebagai bahan pencerah kulit, dengan hak paten tahun 2019 (IDP 000055750).
- Daun kereh eu (Callicarpa albida): Diformulasikan sebagai bahan pencerah kulit, memperoleh paten tahun 2019 (IDP 000056128).
- Daun bela betan (Eupatorium triplinerve): Ekstraknya berfungsi sebagai pemutih kulit, dengan paten tahun 2017 (IDP 000045407).
- Rimpang bangle (Zingiber purpureum): Selain sebagai herbal anti asam urat, ekstraknya juga efektif sebagai pemutih kulit, dengan paten nasional (2017, IDP 000048771) dan internasional (2011, IDP 000049351).
- Artocarpus heterophyllus: Diteliti senyawa penghambat biosintesis melanin yang berpotensi untuk produk anti-pigmen.
Dampak bagi Industri Kecantikan
Kehadiran perusahaan maklon yang berbasis riset kolaboratif ini diprediksi akan mengubah peta persaingan industri kecantikan di Indonesia. Konsumen kini semakin cerdas dan menginginkan produk yang tidak hanya efektif, tetapi juga memiliki landasan ilmiah (science-backed) dan aman.
Pihak MURI berharap pencapaian ini menjadi pemantik bagi perusahaan lain untuk mulai berinvestasi pada riset dan pengembangan (R&D) dengan melibatkan para ahli di tanah air.
Tentang Pusat Kolaborasi Riset (PKR) Kosmetik:
Wadah riset strategis yang dipimpin oleh Prof. Enos Tangke Arung di Universitas Mulawarman, berfokus pada pengembangan produk kosmetik inovatif berbasis kekayaan hayati hutan tropis Indonesia.
Publikasi dan Pengembangan Lebih Lanjut
Pada tahun 2024, ia menjadi salah satu editor buku Biomass-based Cosmetics: Research Trends and Future Outlook yang diterbitkan oleh Springer.
Buku ini membahas potensi biomassa dari hutan tropis, sabana, dan sumber laut untuk aplikasi kosmetik, termasuk senyawa aktif, ekstrak, polimer alam (lignin, polisakarida), serta tren nanoteknologi dan keberlanjutan produk kosmetika berbasis biomassa.
Penulis: Yoel A. Mangiwa

Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Mulia Tahun Akademik 2026/2027 Resmi Dibuka Gelombang Pertama Mulai Tanggal 1 Februari - 31 Maret 2026 | Free Biaya Gedung, Free Biaya SKS, dan UKT GRATISPOL KALTIM. Segera Daftarkan Diri Anda Hubungi Nomor 0811 599 123 (Admin UM).
1 Komentar
Keren memang pak Profesor, jarang banget nih yang dari Kaltim..
BalasHapus